Warning: include(best/intro.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/lazisalh/public_html/wp-settings.php on line 3

Warning: include(best/intro.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/lazisalh/public_html/wp-settings.php on line 3

Warning: include(): Failed opening 'best/intro.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php56/usr/share/pear:/opt/alt/php56/usr/share/php') in /home/lazisalh/public_html/wp-settings.php on line 3
“Bisnis Itu Hobi dan Kepuasan Tersendiri” | LAZIS AL HAROMAIN

“Bisnis Itu Hobi dan Kepuasan Tersendiri”

Banysouklattak orang yang mengatakan bahwa dengan menekuni pekerjaan sesuai hobi akan menumbuhkan semangat tersendiri. Bahkan meski pekerjaan yang dijalani banyak kesulitan, kecintaan pada bidang yang menjadi perantara meraih rezeki tersebut tetap akan berjalan. Begitu pula dengan yang dirasakan oleh Devi Meisita. Saat ditemui reporter Majalah Al-Haromain di “Cafe Suoklat” miliknya, Devi menceritakan banyak hal seputar dunia bisnis yang kini ia tekuni bersama sang suami. Berikut adalah reportasenya.

Bagaimana Mbak Devi mengawali bisnis ini?

Sebenarnya sejak awal lulus belum memiliki pikiran untuk bisnis sendiri, jadi setelah lulus ya kerja.  Karena saya kuliah di jurusan akuntansi (Program Diploma, red), jadi sempat 1,5 tahun kerja menjadi junior auditor di sebuah Kantor Akuntan Publik (KAP). Nah waktu kerja di sana, sembari selepas pulang kerja bikin usaha kecil-kecilan sama kakak. Meski sempat tidak lanjut, saya terus coba lagi dan setelah itu mulai bermain bisnis dengan coklat bersama teman.

Waktu itu, pas bulan puasa di tahun 2009. Karena banyak yang jualan saat puasa, kita juga jual coklat dalam toples. Kemudian tahun 2010 baru serius bisnis dan memutuskan untuk keluar kerja dan tahun 2010 akhir baru benar-benar bisa fokus untuk bisnis sendiri.

Lalu bagaimana ceritanya bisa mendirikan sebuah Cafe?

Sebelum cafe berdiri, di tahun 2010 saya jual coklat batangan. Jualan kami pun dari bazar ke bazar dan dengan modal patungan. Baru di tahun 2012 awal, ada semacam obrolan dengan teman yang punya distro. Dari situ mulailah mencoba melirik model cafe. Pada tahun 2013 mulailah ada cafe yang pertama kami dirikan di daerah Gubeng Kertajaya 7C.

Sekarang sudah ada berapa cabang?

Alhamdulillah masih ada dua, di Gubeng Kertajaya dan Ngagel Jaya Utara.

Lalu, mengapa memilih coklat?

Karena coklat adalah salah satu bahan yang bisa tahan lama dan coklat ini juga tidak terikat waktu. Dulu pernah bisnis makanan yang sesuai trend, yakni terang bulan. Namun bahannya tidak bisa tahan lama. Nah, karena ingin tetap bisnis makanan yang bisa tahan lama, bahan baku yang kita keluarkan tidak langsung basi pada hari itu juga. Bermula dari mikir bahan yang tahan lama dan tidak musiman serta sepanjang tahun tetap ada, saya pilihlah coklat. Selain itu, bisnis coklat ini alhamdulillah mendapat  respon baik dari pasar.

Tantangannya apa Mbak Devi dalam menjalani bisnis ini?

Kalau berbicara tantangan, dari tahun ke tahun memang beda. Awal bisnis tantangannya bagaimana cara pemasaran, selanjutnya bagaimana cara mengelola pemasukan. Saat mulai mengarah ke cafe ini, tantangannya berganti bagaimana cara cafe agar cepat dikenal.

Kemudian, jika sedang ada masalah dalam dunia bisnis, solusi apa yang Mbak Devi ambil?

Saat ada masalah atau bisnis sedang lesu, kami lebih banyak belajar dengan rekan bisnis lain. Pada saat awal sangatlah berat karena belum banyak rekan bisnis. Kalau sekrang sudah banyak teman, jadi ketika cafe sepi bisa banyak masukan dari mereka yang beberapa kami jalankan.

Omset yang didapat rata-rata per bulannya berapa?

Berbicara omset per bulan sebenarnya untuk cafe sendiri dan penjualan coklat juga sendiri. Alhamdulillah untuk penjualan coklat batangan mulai 10 – 15 jutaan. Kalau cafe kadang sempat ngoyo, omset yang ditarget beberapa bulan sulit dicapai. Dari sini kami ubah strategi, dan alhamdulillah kalau lancar bisa lebih dari 50 – 60 juta.

Saran untuk pemuda atau pebisnis pemula apa ya Mbak?

Kita sering mendengar kata para motivator, bisnis adalah suatu hal yang menyenangkan, padahal banyak beratnya. Tapi jika kita jalani dengan passion kita, jika di situ ada kendala, maka kita pun akan bisa mencari solusi. Nah, jika solusi itu berhasil akan ada kepuasan tersendiri. Jadi bagi yang ingin mulai usaha, coba saja dulu, rasakan dulu. Jika ada sebuah kendala jalanin saja, pasti nanti akan ada masa di mana akan menemukan kebahagiaan tersendiri. Materi salah satunya.

Satu kata untuk bisnis apa Mbak?

Bisnis itu passion.