Bisnis Mulai dari Mana ?

Oleh: Hasbi Maula

 

Saat ini tidak ada yang tidak membicarakan BISNIS, Wirausaha, dan Enterpreneur, mulai dari SD, SMP, SMA, Mahasiswa, dan masyarakat luas. Pertanyaan pun macam-macam, baik yang akan memulai bisnis atau yang sedang berbisnis. Bagaimana cara memulai BISNIS? Apakah disiapkan modal dulu atau SDM dulu atau Ide Bisnis dulu atau yang lainnya? Tidak sedikit yang saking bingungnya, malah tidak bergerak untuk memulai berbisnis.

Berbisnis bisa mudah kalau ada mentornya, ada yang membimbing, ada yang mengarahkan dan memberikan template-template tentang bisnis. Berbisnis akan menjadi sulit jika dilakukan tidak pas, kurang pas, atau semaunya sendiri. Di bawah ini ada beberapa langkah bagaimana memulai berbinis, langkah-langkah apa yang harus dilakukan.

Langkah Pertama

Bisnis Mulai dari Mana

vivavoila.blogspot.com

Kita mau berbisnis apa? Itu dulu dijawab. Jika kita belum punya ide, maka cari dulu. Kita hanya bisa bertindak jika sudah mengetahui mau bertindak apa? Artinya, idenya apa? Bingung mau bisnis apa? Carilah. Lihat sekitar, lihat bisnis orang lain. Beli majalah atau buletin tentang bisnis. Akan banyak ide atau inspirasi bisnis. Pilih salah satu. Itu akan menjadi ide bisnis kita.

Jangan sepelekan kekuatan ide. Ada seorang trainer yang mengatakan ide adalah uang. Jika bisnis sudah lama tidak juga berkembang, artinya metode atau cara yang dilakukan saat ini perlu diubah ke cara yang baru. Carilah ide-ide bagaimana menjalankan bisnis lebih baik. Ide adalah awal dari inovasi, baik inovasi produk, inovasi produksi, maupun inovasi proses termasuk inovasi pemasaran. Sudahkah di perusahaan kita mengembangkan budaya menghasilkan ide? Saya pernah ke Jepang di sebuah perusahaan ternama di sana. Ada hal yang menarik di sana, bahwa karyawan-karyawan didorong untuk menghasilkan ide. Terlepas apakah ide-ide itu digunakan atau tidak, setiap ide akan mendapatkan penghargaan. Alokasikan waktu beberapa jam dalam seminggu sebuah sesi menghasilkan ide-ide untuk meningkatkan bisnis kita. Catat ide dengan baik, lakukan penilaian, dan implementasikan ide terbaik.

Langkah Kedua

Buatlah rencana agar bisa mewujudkan ide bisnis tersebut. Tidak usah membuat rencana yang rumit, cukup menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:

  1. Apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudkan bisnis itu? Meliputi modal, sumber daya, dan juga kemampuan.
  2. Bagaimana kita mendapatkan apa yang dibutuhkan tersebut? Sebutkan tindakan-tindakan yang bisa kita lakukan.
  3. Kapan akan kita lakukan.

Langkah Ketiga

Segera melaksanakan ide yang sudah direncanakan, jangan pernah membahas hasil. Tugas kita cuma Niat, Berusaha Keras, Berdoa, dan Bertawakal total kepada Allah Subhanahu wata’ala. Lakukan sesegera mungkin, jangan sampai kita belum bergerak karena ragu-ragu, lalu kita melihat orang lain telah bergerak seperti apa yang kita pikirkan (betapa menyesalnya!)

Jangan diterus-teruskan menunda-nunda apapun, apalagi bicara Bisnis. Segera bergerak! Kalau kita bergerak tapi orang lain sudah memulai, sakitkan?!!

Langkah Keempat

Sumber daya manusia adalah aset terbesar dalam bisnis. Kita boleh punya mesin hebat, punya sistem hebat, atau fasilitas yang lengkap, tapi jika tidak didukung oleh SDM yang kuat, semuanya bisa percuma.Jangan salah seperti kebanyakan pebisnis pemula yang berpikir segalanya dikerjakan sendiri. Salah itu, bisnis harus ada SDM. Jika masih dikerjalan sendiri, artinya masih dagang.

Memastikan SDM kita bisa menjalankan bisnis baik dari hard skill maupun soft skill. Adalah tugas kita untuk memilih SDM yang mampu atau menjadikan SDM yang ada menjadi mampu. Kemampuan SDM kita akan menentukan sejauh mana kontribusi mereka terhadap perusahaan.

Dalam perusahaan, biasanya ada HRD. Fungsinya bukan hanya mengurus perekrutan atau penggajian semata, namun yang jauh lebih penting adalah mengembangkan sumber daya manusia yang Anda miliki.

OK, action item untuk tips kali ini adalah:

  1. Sudahkah kita memiliki SDM yang memadai?

Jika belum, silahkan buat rencana untuk melengkapi.

  1. Apa saja skill dan sikap yang dibutuhkan oleh SDM kita?

Silahkan rencanakan bagaimana agar mereka memilikinya.

Saat kita memiliki SDM yang memadai dengan kapabilitas yang meningkat, maka lihat saja bisnis kita akan berkembang.

Sekian dulu, semoga bermanfaat. Salam sukses selalu untuk semuanya, bersama Allah BISA & Terselesaikan. Percayalah!