Dialog Internasional

Sungguh sangaIMG-20160407-WA00491t menakjubkan islam masuk dan berkembang di semenanjung Malaka dan kepulauan Nusantara, bahkan menjadi agama yang mayoritas di kawasan ini secara damai dan tanpa kekerasan. Hal ini sangat sangat dikagumi oleh orang orang barat”, inilah sebuah petikan statmen DR. Wan Moh Nur Wan Daud (Universiti Tekhnologi Malaysia) salah satu narasumber dialog tokoh internasional yang digelar Lazis Al Haromain pada kamis, 7 April 2016, pukul 19.00, di Aula Sentra Dakwah Al Haromain.

Prof DR. Wan Suhaimin (UTM Malaysia) yang merupakan narasumber kedua menegaskan bahwa kolonialisme barat di negeri-negeri muslim di kawasan Asia, Timur Tengah, Dan Afrika telah berdampak pada terlepasnya agama dari sendi sendi ilmu pengetahuan yang telah dirintis oleh para ilmuwan muslim (berkembangnya sekulerisasi). Oleh karena itu islamisasi ilmu dengan menggunakan “word view islam” harus dimulai dari sekarang melalui lembaga lembaga pendidikan yang dimiliki kaum muslim.

Alhamdulillah dialog tokoh kali ini mendapat sambutan sangat baik dari lebih 120 peserta yang hadir memenuhi aula sentra dakwah Al Haromain. Dua termin diskusi, selalu diwarnai banyak tanyaan dari peserta yang didominasi oleh para santri pesantren mahasiswa (pesma) yaitu pesma Al Midroor, pesma Baitul Hikmah, pesmaAl Kayyis, dan pesma Al Iqbal. Dialog kali ini seolah menjadi penyiram dahaga bagi generasi muda yang haus akan ilmu dan wawasan yang

bisa melawan hegemoni barat terhadap islam. Semoga ke depan LAZIS AL-HAROMAIN bisa menghadirkan dialog internasional lagi dengan tokoh yang berbeda, aamiin. (JBR)