Dzikro Maulidurrasul SAW 1438 H

asMengapa umat Islam sangat bersuka cita ketika Baginda Nabi Muhammad SAW dilahirkan? Mengapa umat Islam selalu memperingati Kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW tersebut? Rasulullah adalah manusia yang paling mulia,  jauh sebelum Nabi Adam  diciptakan nama Baginda Nabi Muhammad s sudah tertulis di tiang-tiang Surga. Nama beliau bersanding langsung dengan nama Sang Maha Agung, Sang Maha Pencipta seluruh Jagad raya “Allah dan Muhammmad” “La Ilaha Illalloh Muhammadurrasulullah “. Ketika Nabi Adam menikahan dengan Ibunda Hawa pun mas kawinnya dengan membaca dua kalimat syahadad. Rasulullah lah yang membawa risalah yang sempurna yang menjadi petunjuk segenap insan yang beriman yaitu dinul Islam. Rasullah lah satu-satunya manusia yang kelak akan akan memberi syafaat pada semua manusia di yaumil qiyamah. Sehingga suka cita dan peringatan di hari kelahiran Beliau adalah wujud cinta kita kepada Baginda Nabi SAW.

ab Yayasan Persyada Al Haromain pada hari Ahad, 11 Desember 2016 bertepatan tanggal 11 Rabiul awwal 1438 H  menyelenggarakan “Dzikro Maulidurrasul SAW 1438 H” bertempat di Ponpes Nurul Haromain Pujon Malang. Bertindak sebagai pembicara adalah Habib Muhammad Al Habsyi dari Malang.  Sebagai pembaca Shalawat Ust. H Muhammad Nasir dari Jakarta. Begitu semagat dan khusyu’nya pembacaan shalawat seolah Baginda Nabi SAW hadir di majelis banyak diantara ribuan jama’ah yang hadir meneteskan air mata. Habib Muhammad Al Habsyi dalam taushiyahnya berpesan agar kaum muslimin menjaga anak dan keturunannya untuk selalu mencintai Baginda Nabi SAW, rela berkurban apapun untuk memperjuangkan agama Allah, dan membentengi diri dari fitnah dunia dengan cara selalu mendatangi majelis-majelis ilmu dan mendekati para ulama. (YLQ)

ac