Gebyar Maulid 1438 H SDIT Ghilmani Surabaya

Wejangan Ulama, dan Sharing Pengalaman Yang Memotivasi

Lip-maulid-2 jpgRabu, 11 Januari 2017, SDIT Ghilmani surabaya mengadakan Gebyar Maulid Nabi Muhammad s 1438 H bertempat di halaman sekolah  dan akses jalan depan sekolah. Rangkaian kegiatannya adalah tampilan hadrah banjari santri SDIT Ghilmani, dialog dengan tema “Meraih Kemulyaan bersama Ulama dan Umaro”, dan berbagai lomba (Adzan, Mewarnai, Tartil Al qur’an) yang diikuti santri KB/TK di yang ada di Surabaya.  Kegiatan bertambah meriah dengan adanya bazar di sepanjang jalan akses depan SDIT Ghilmani.

Lip-maulid-3 jpgAlhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan hikmad, serta dihadiri lebih dari 650 jamaah yang terdiri dari jajaran asatidz, pengurus Yayasan, dan wali santri SDIT Ghilmani, dan para orang tua yang mengantarkan putra/inya sedang mengikuti lomba. Dalam acara dialog hadir sebagai pembicara adalah K.H. Masrur Ubaidillah, Mayor Laut TNI Wahyu Kurniawan, dan Kompol M. Sugiyoto, SH., dari Polda Jatim. K.H. Masrur dalam taushiyahnya menjelaskan pentingnya menuntut ilmu yang dapat menuntun kehidupan di dunia dan akhirat. Sedang Bapak Mayor Laut Wahyu K. banyak bercerita pengalaman masa kecilnya yang sudah rajin shalat dhuha, dan tahajut senantiasa mendatangkan pertolongan Allah akan kemudahan dan keberkahan jalan hidupnya. Kebalikan dari Bapak Mayor Laut Wahyu, Kompol M. Sugiyoto justru bercerita masa lalunya yang banyak diwarnai kejahiliyahan dan baru tersadarkan berkat proses mondok yang hanya tiga hari saat dinas di Aceh dan diasuh oleh para da’i dari Jawa Timur yang merupakan relawan bencana Aceh 2004. Proses mondok singkat tersebut telah membuka kesadaran religiusnya dan bahkan mengubah 360* jalan hidupnya. Dialog Ulama dan Umaro Gebyar Maulid kali ini sangat dirasakan manfaatnya, semoga di masa akan datang akan lebih baik lagi. (IMM)

Lip-maulid-1 jpg