Istihlal ke 25 “Hidup Berjama’ah dengan Bimbingan Guru InsyaAllah Selamat”

Istihlal ke 25 tahun ini dilaP1230389ksanakan pada 31 Juli 2016 bertepatan dengan 26 Syawal 1437 H, dan dihadiri lebih dari 4000 jama’ah dari berbagai daerah. Ada yang dari Jakarta, dari Purwakarta, dari Kebumen, Ada yang dari Jakarta, dari Purwakarta, dari Kebumen, Yogyakarta dan bahkan tampak 5 bus rombongan dari Randublatung yang notabene merupakan daerah yang ketempatan ABS Kubro beberapa waktu lalu. Secara umum jama’ah yang mendominasi adalah jama’ah yang berasal dari Pujon dan sekitarnya.

Acara Istihlal kali ini sedikit berbeda dengan Istihlal yang sebelumnya, dimana pada Istihlal kali ini digelar pelantikan berbagai elemen Persyadha. Yaitu Pengurus Far’I, Pengurus Cabang Anshoriyyah, dan Pengurus UPZ Lazis Al Haromain. Pelantikan dilakukan oleh Abina K.H. M. Ihya’ Ulumiddin selaku Aminul ‘Am Persyadha.

Rangkaian acara keseluruhan Istihlal ke 25 yang berlangsung mulai jam 09.00 hingga 17.00 ini adalah pembacaan fawatih oleh Ust. Shihabuddin Syifa’, pembacaan shalawat nabi bersama K.H. Saiful Maslul, sambutan tokoh masyarakat oleh Prof. Imam Suprayogo, sambutan Ketua Persyadha Ust. Drs. H. Soehardjupri, M.Si., pelantikan pengurus, dan pengarahan oleh Naibul Amin Persyadha K.H. Imam Mawardi. Pada pukul 13.00 acara diistirahatkan untuk shalat dan makan siang. Pada jam 14.00 acara dimulai lagi dengan taushiah I oleh Abi KH. M Ihya’ Ulumiddin, dan dilanjutkan dengan tausiah II oleh KH Ridwan Yasin dan ditutup dengan do’a.

Pesan mendalam dari Istihlal ke 25 ini adalah bahwa hidup di zaman fitnah saat ini, baik fitnah dunia maupun agama, maka  seyogyanya set iap individu muslim hidup secara berjama’ah dalam arahan dan bimbingan seorang guru yang sanad keilmuannya jelas dan sambung dengan baginda Rasulullah s. insyaAllah akan selamat.