Kenikmatan-Kenikmatan Surga

40 Tahun Memandangi Wanita Tanpa Berpaling

Ust. AHMAD SYARIFUDDIN

Pembina Al-Ghazali Islamic Study Club Surakarta

kenikmatan surga

kabarmakkah.com

Atha’ As-Sulami berkata kepada Malik bin Dinar, “Wahai Abu Yahya, berilah kami semangat.” Malik bin Dinar menjawab, “Wahai Atha’, sesungguhnya di surga terdapat bidadari yang menjadi kebanggaan penghuni surga karena kecantikannya. Seandainya Allah tidak menetapkan penghuni surga untuk hidup kekal, niscaya mereka akan mati karena melihat kecantikannya.”

*******

Abdullah bin Umar Rodhiyallohu anh meriwayatkan bahwa ia mendengar Rasulullah Sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Maukah kalian kuberi tahu derajat penghuni surga yang paling rendah?” Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah.” Rasulullah Sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Seorang lelaki masuk surga melalui salah satu pintunya dan berjumpa anak-anak kecil. Mereka berkata menyambut, ‘Selamat datang, Tuanku. Telah tiba saatnya Tuan bertemu dengan kami.’

Kemudian dihamparkan permadani-permadani sepanjang 40 tahun perjalanan manusia, lalu ia memandang ke arah kanan dan kirinya. Ia melihat taman-taman surga dan bertanya, ‘Untuk siapa semua ini?’ Anak-anak kecil itu menjawab, ‘Untuk Tuan.’

Perjalanan pun diteruskan hingga sampai ke-70 lembah yang dihiasi yakut merah atau batu mulia hijau. Setiap lembah memiliki 70 kamar. Setiap kamar memiliki 70 pintu. Lalu anak-anak kecil itu berkata kepadanya, ‘Masuklah.’

Orang itu masuk dan melihat tempat tidur seluas satu mil. Pada setiap milnya terdapat istana. Kepadanya dihidangkan makanan 70 mangkuk yang terbuat dari emas. Mangkuk-mangkuk tersebut, berikut kelezatan makanannya, tidak ada yang sama. Lalu disuguhkan kepadanya aneka macam minuman. Ia minum minuman apa saja yang disukainya.

Anak-anak kecil itu saling berkata, ‘Tinggalkan ia bersama istrinya.’

Maka mereka pun pergi.

Selanjutnya orang itu melihat seorang bidadari sedang duduk di atas singgasana. Bidadari itu memakai 70 lapis pakaian. Tidak ada satu lapis pakaian pun yang warnanya sama dengan lainnya. Ia melihat sumsum tulang betis bidadari itu dari balik daging, darah, tulang, dan pakaiannya. Ia memandangi bidadari itu seraya berkata, ‘Siapakah Anda?’

Bidadari itu berkata, ‘Aku adalah salah satu bidadari yang disiapkan untukmu.’

Orang itu memandangi bidadari tersebut selama 40 tahun tanpa memalingkan pandangan darinya.

Lalu ia melihat ke dalam kamar, ternyata di sana ada bidadari yang lebih cantik. Bidadari itu berkata, ‘Telah tiba saatmu memberi kami kesempatan.’ Ia menghampiri bidadari itu dan memandanginya selama 40 tahun tanpa berpaling sedikit pun darinya.

Ketika semua kenikmatan telah ia rasakan, dan ia mengira tidak ada lagi nikmat yang lebih agung daripada itu, Allah ‘menampakkan diri’-Nya kepada mereka, sehingga mereka melihat ‘wajah’ Dzat Yang Maha Pengasih itu. Kemudian Allah berfirman, ‘Wahai penghuni surga, bacalah tahlil untuk-Ku.’

Mereka pun bertahlil kepada Allah, Yang Maha Pengasih.

Kemudian Allah berfirman, ‘Wahai Dawud, agungkanlah Aku sebagaimana Engkau mengagungkan Aku di dunia.’ Dawud pun mengagungkan Rabb-Nya.’”

*******

Allah Subhanahu wata’ala berfirman, “Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (Q.S. Ar-Rahman: 56-58)

Berikutnya, Allah Ta’ala juga berfirman, “Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.” (Q.S. Ar-Rahman: 70-74)

Demikianlah. Yuk, mari kita sekarang bergiat merebut, dengan penuh gairah, bidadari-bidadari surga.

*****