Mengkonsumsi Minuman Berenergi

Oleh: dr. Nurhadji
Kepala Bidang Organisasi Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Jawa Timu

Assalamu’alaikum

Dok, saya seorang pekerja lapangan yang membutuhkan energi yang cukup banyak untuk bekerja. Oleh karena itu, saya biasa mengkonsumsi minuman berenergi (nama produk tidak ditampilkan redaksi) ketika bekerja. Namun, suatu ketika saya mendapat informasi dari seorang teman bahwa mengkonsumsi minuman tersebut akan berdampak buruk bagi kesehatan. Dok, apakah hal tersebut benar? Adakah minuman dan makanan tertentu yang bisa memberikan energi yang cukup dan tidak membahayakan tubuh saya? Terima kasih.

Sunarto, Sidoarjo

Wa’alaikum salaam wr. wb.

Saudara Sunarto, ada dua hal yang bisa membahayakan tubuh akibat mengkonsumsi minuman suplemen berenergi. Yang pertama, berbahaya bila membuat tubuh aktif terus-menerus sehingga melampaui batas kemampuan tubuh kita. Kedua, bila minuman suplemen dikonsumsi secara rutin, terus-menerus, atau berlebihan. Hal ini dimungkinkan karena kandungan pada minuman tersebut biasanya gabungan bahan-bahan seperti taurine, caffeine, bahan herbal, aneka vitamin untuk syaraf – otot dan bahan lainnya. Terutama caffeine dan taurine. Kedua bahan inilah yang berperan untuk seolah-olah menambah energi pada tubuh peminumnya, bisa membuat tubuh aktif terus, dan seakan tidak merasa lelah.

Mengkonsumsi taurine pada awalnya akan meningkatkan konsentrasi berpikir untuk sesaat, namun pada dosis rutin (3 kali sehari) akan menyebabkan kelelahan otak, sakit kepala, dan pada dosis besar dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan mengganggu fungsi syaraf dan otak. Caffeine merupakan stimulan (perangsang) detak jantung, dan meningkatkan kerja jantung dalam memompa darah serta menghilangkan kantuk. Batas konsumsi caffeine yang aman adalah 200 mg perhari, atau setara dengan satu sendok teh bubuk kopi, atau satu cangkir kopi sehari. Jadi, mohon diperhatikan info kandungan caffeine pada kemasan jika akan mengkonsumsi minuman suplemen berenergi, dan konsumsi pada batas aman saja. Jika berlebihan, maka akan menyebabkan kelelahan jantung, gangguan fungsi jantung, dan bahkan jangka panjang bisa berakibat hipertensi serta gagal jantung.

Pada prinsipnya, semua zat yang masuk ke tubuh ada takarannya, bila melampaui batas kemampuan tubuh bisa mentoleransi, tentu akan menjadi berbahaya. Misalnya, untuk zat besi, jumlah yang bisa diserap tubuh setiap hari hanya 1 mg atau setara dengan 10 – 20 mg zat besi yang terkandung dalam makanan. Dosis vitamin C adalah 60 mg/hari, yang bermanfaat buat kesehatan kulit dan daya tahan tubuh; bila berlebihan justru bisa mengakibatkan kulit bersisik. Jadi janganlah mudah kita mengkonsumsi suplemen baik makanan maupun suplemen minuman.

Suplemen makanan atau minuman sebenarnya tidak diperlukan manakala konsumsi makanan dan minuman sehari-hari kita tercukupi. Yaitu dengan menerapkan pola gizi seimbang sesuai dengan kondisi tubuh dan aktivitas masing-masing orang. Asupan gizi paling bagus itu lewat makanan sehari-hari dengan mengatur pola keragamannya serta jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang.

hr-hary.blogspot.com

hr-hary.blogspot.com

Suplemen cuma diperlukan oleh orang berusia lanjut dan orang sakit, karena fungsi organ pencernakan sudah mengalami penurunan. Juga pada penderita kurang gizi, pekerja berat, atau pada orang yang memiliki kelainan komponen darah atau pada kelainan metabolisme tubuh. Jenis suplemen makanan atau minuman sudah barang tentu harus memperhatikan kebutuhan dan kelainan tubuh yang menjadi penyebabnya.

Hati dan ginjal merupakan organ tubuh yang sangat penting. Hati merupakan organ yang besar, dan fungsinya adalah untuk detoksifikasi semua zat yang masuk melalui makanan. Fungsi ginjal adalah sebagai organ yang mengeluarkan sampah dari badan, bekerja sama dengan kulit dan paru-paru, kemudian yang dikeluarkan adalah cairan tubuh, yaitu keringat dan air kencing.

Pada waktu makan dan diminum, semua zat yang masuk ke dalam tubuh akan dicerna dalam lambung, lalu dikirim ke hati dan ginjal untuk didetoksifikasi (dinetralkan). Jadi segala zat yang dimakan akan sangat berpengaruh pada ginjal dan hati, terutama bila pada makanan dan minuman tersebut mengandung zat-zat (subtansi) tertentu yang kadarnya bias merusak dan meracuni ginjal serta hati.

Gangguan yang bisa ditimbulkan akibat berlebihan konsumsi minuman suplemen berenergi:

  • Pengaruh pemanis, seringkali tidak memiliki manfaat selain sebagai pemanis, belum lagi rendah kalori tetapi tinggi kadar lemaknya. Malah konsumsi produk ini bisa menyebabkan kegemukan, karena lemak yang dikandungnya akan disimpan tubuh.
  • Akibat caffeine, tidak akan mampu memberi energi kepada peminumnya, hanya membangkitkan semangat dengan cara menstimulasi sistem saraf pusat. Malah bisa menyebabkan ketagihan, pening dan sakit kepala, bila konsumsinya berlebih. Caffeine juga bisa menyebabkan peningkatan produksi urin sehingga bisa berakibat dehidrasi dan lemas bila kadar kalium banyak yang ikut terbuang lewat urin.
  • Kandungan vitamin B buatan ini tidak akan bermanfaat dan akan langsung dibuang melalui air seni, bila dibantu dengan keberadaan beberapa vitamin dan zat pendukung di tubuh.
  • Minuman berenergi berbahaya bagi penderita hipertensi, karena denyut jantung akan dipacu oleh minuman ini.

***