Perkembangan Dakwah di Singaraja Bali

bSatu tahun lebih sudah Ust. Ahmad Rozi menjalankan tugas dakwah di Desa Tembok, Kec. Tejakula, Kab. Buleleng, Bali. Pada saat ini di Kec. Buleleng hanya ada satu masjid dan tiga mushalla. Sedang Desa Tembok saat ini berpenduduk 130 KK dimana 75% penduduknya menganut agama Hindu, dan hanya 25% penduduknya yang muslim. Ust. Rozi berdakwah di Desa Tembok ini atas prakarsa Bapak Saidi dan Bapak H. Supriadi dan diharapkan dapat membantu mengajar di madrasah, berkhutbah dan mengembangkan majelis taklim.

Alhamdulillah hingga saat ini tugas dakwah dapat dijalankan oleh Ust. Rozi dengan baik. Mengajar di Madrasah Diniyah dengan jumlah murid 85 santri (usia SD, SMP, dan SMA) sudah menjadi kegiatan sehari-hari. Empat Majelis Taklim juga telah dibina Ust. Rozi. Pun pula menjadi khatib khutbah Jum’at di beberapa masjid di Buleleng juga telah beliau lakukan. Ust. Rozi menuturkan bahwa berdakwah di tempat tugasnya masih belum bisa bebas karena adanya pengawasan yang ketat dari tokoh adat setempat, seperti majelis taklim pelaksanaannya masih tertutup, apalagi Pengajian Akbar masih belum bisa dilaksankan terbuka. Tantangan lain adalah masih minimnya da’i-da’i yang all out berdakwah. Tentang peluang dakwah di Buleleng masih sangat terbuka karena umat Hindu Buleleng masih banyak yang awam terhadap agamanya dan mereka sangat terbuka dan suka diskusi. (RZ)

c