Pesantren Liburan: Alternatif Mengisi Liburan Penuh Hikmah

Ada banyak cara yang unik dan bermanfaat yang dapat dilakukan dalam mengisi liburan sekolah. Untuk mengisi musim liburan sekolah tahun ini, Ma’had Nurul Haromain Malang menyelenggarakan kegiatan Pesantren Liburan pada tanggal 28 Desember 2011 – 3 Januari 2012. Acara ini disponsori oleh LAZIS AL HAROMAIN.

Suasana Ma’had Nurul Haromain yang sejuk dan representatif sangat pas untuk dijadikan tempat program Pesantren Liburan. Untuk tahun ini peserta pesantren liburan datang dari berbagai daerah, mulai Probolinggo, Gresik, Sidoarjo, Pamekasan, Batu, Surabaya, bahkan ada yang dari Jakarta. Subhanalloh! Menurut Ust. Alawy Abbas selaku ketua panitia, Pesantren liburan merupakan program acara tahunan yang diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya: Tadarus Al-Qur’an, tadabbur alam, fun game, FAIS (Festival Anak Islam), Motivasi Spiritual, dll. Setiap acara dikemas menarik dan inovatif agar peserta tidak merasa bosan.

Pesantren liburan tersebut diikuti oleh 80 siswa-siswi, mulai dari SD-SMP. Divisi Dakwah Ma`had Nurul Haromain, Ust. Fathur Rozy mengatakan, “Waktu liburan adalah saat yang menggembirakan dan ditunggu-tunggu, khususnya bagi anak sekolah. Namun yang perlu dipikirkan adalah bagaimana mengisi liburan tersebut dengan kegiatan yang menyenangkan dan dapat mengubah akhlak anak. Selain itu, anak dilatih untuk memiliki pengetahuan tentang dunia pesantren, serta mampu membentuk karakter yang baik dengan pembiasaan beribadah dan terampil membaca Al-Qur’an.”

Alhamdulillah selama mengikuti kegiatan di sini saya sangat senang sekali dan semoga bisa membawa manfaat bagi saya ke depan,” ungkap Annisa, salah satu peserta dari Sidoarjo. “Awalnya saya tidak mau ikut acara ini, tapi karena dipaksa Eyang, saya jadi ikut. Ternyata di sini enak. Ustadzah pendampingnya baik dan

ramah, insyaAlloh saya selalu ingat dan merindukan mereka,” lanjut siswi SMP yang masih duduk di bangku kelas VII ini.

Sementara Ketua Koodinator Putri, Ustadzah Uswatun Hasanah mengatakan, “Tujuan dilaksanakannya pesantren liburan adalah untuk membentuk tingkah laku dan budi pekerti yang Islami, meningkatkan pemahaman dan penghayatan ajaran Islam, khususnya tentang Al-Qur’an dan Hadits, membuka wawasan dan pemikiran anak-anak tentang dunia pesantren.” (MQ)