Satu Lagi Da’i Ditugaskan

Ust. Abdurrohman Adji atau biasa akrab dipanggil dengan Ust. Edo sejak bulan Ramadhan kemarin sudah sibuk di tempat dakwahnya yang baru, yaitu di Dusun Sumbersari, Desa Tumpakrejo, kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Keberadaan beliau di dusun ini tidak lepas dari seorang dermawan bernama H. Samsul Hadi dari Singosari yang bersedia mewakafkan tanahnya dengan luas 2400 m2 dan sekaligus akan membangun masjid dan pondok pesantren di tempat ini. Selain itu juga karena guru-guru beliau K.H. Nur Hasanudin dari Tumpang dan K.H. M. Ihya’ Ulumiddin dari Pujon telah mempercayakan tanggung jawab ini kepadanya.

Latar belakang beliau, setelah beberapa tahun mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Darus Sa’adah Gubuk Klakah Tumpang – Malang akhirnya Ust. Edo diperintahkan oleh K.H. Nur Hasanudin untuk melanjutkan ke PP Nurul Haromain Pujon. Kesan pertama mendengar Nurul Haromain beliau belum tertarik dan bahkan agak sedikit ogah-ogahan. Betapa terkejutnya ketika pertama sowan ke Pujon dan bertemu dengan sosok guru yang memang sudah diidam-idamkannya, yaitu Abina K.H. Muhammad Ihya’ Ulumiddin, yang selama ini hanya dikenal dari karya kitab-kitabnya dan hanya salim beberapa kali ketika ada kunjungan ke PP Darus Sa’adah Tumpang.

Sejak saat itu, Ust. Edo sudah bertekad dalam hati untuk membaktikan diri dan memperdalam ilmu di Pondok Pesantren Pengembangan dan Dakwah “Nurul Haromain” Pujon Malang.

Empat tahun nyantri dan berkhidmah di PP Nurul Haromain, dari tahun 2010 – 2014, akhirnya setelah menikah beliau ditugaskan di Kecamatan Kalipare ini.

Tahap pertama dakwah di tempat ini, beliau langsung diberi tanggung jawab untuk membantu dan mengawasi pembangunan masjid di tanah wakaf yang selanjutnya juga akan dibangun Pondok Pesantren. (???)